Hasil Resmi KPU Pemilu 2024: Perolehan Suara Sah Capres-Cawapres dan Partai Politik

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah mengumumkan hasil resmi penghitungan suara untuk pemilihan umum serentak tahun 2024 (38 Provinsi). Pengumuman ini mencakup perolehan suara presiden, wakil presiden, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di tingkat nasional.

Rabu, 20 Maret 2024, menjadi hari bersejarah di Indonesia ketika KPU membacakan hasil penghitungan suara secara resmi. Rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil pemilihan umum ini diadakan di kantor pusat KPU, Jakarta. Hasil penetapan ini didasarkan pada pengesahan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang telah dilaksanakan mulai tanggal 22 Februari hingga 20 Maret 2024.

Hasil resmi perolehan suara sah untuk pemilihan presiden dan wakil presiden 2024:

No UrutPasangan Calon Presiden dan Wakil PresidenPerolehan Suara
1Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar40.971.906
2Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumi Raka96.214.691
3Ganjar Pranowo dan Mahfud MD27.040.878

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dengan Jumlah Suara Sah Secara Nasional Sebanyak: 164.227.475

Hasil resmi perolehan suara sah untuk Partai Politik Secara Nasional:

No UrutPartai PolitikPerolehan Suara Sah
1Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)16.115.655
2Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)20.071.708
3Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan)25.387.279
4Partai Golongan Karya (Golkar)23.208.654
5Partai NasDem14.660.516
6Partai Buruh972.910
7Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)1.281.991
8Partai Keadilan Sejahtera (PKS)12.781.353
9Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)326.800
10Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)1.094.588
11Partai Garda Republik Indonesia406.883
12Partai Amanat Nasional (PAN)10.984.003
13Partai Bulan Bintang (PBB)484.486
14Partai Demokrat11.283.160
15Partai Solidaritas Indonesia (PSI)4.260.169
16Partai Persatuan Indonesia (Perindo)1.955.154
17Partai Persatuan Pembangunan (PPP)5.878.777
24Partai Ummat642.545

Perlu dicatat bahwa hasil tersebut telah ditetapkan secara resmi oleh KPU, dan langkah selanjutnya adalah untuk pemenang mempersiapkan diri mereka dalam menjalankan tanggung jawab yang diberikan oleh mandat rakyat, sementara partai politik akan menggunakan posisi mereka untuk membentuk kebijakan dan mengawal proses legislasi demi kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Kontroversi Kehadiran Prabowo Subianto dalam Perayaan Natal BUMN: TPN Mempertanyakan Keberpihakan

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru