Ganjar Pranowo Tantang Bawaslu: Soal Gus Miftah Bagi-Bagi Uang

Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, menggoyang panggung politik dengan menantang Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk menyelidiki kontroversi video Gus Miftah yang menghebohkan, di mana terlihat aksi bagi-bagi uang di Pamekasan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Dalam penampilan di Djakarta Theatre, Jakarta, Ganjar Pranowo dengan tegas menyatakan bahwa semua fakta terkait peristiwa tersebut sudah terbuka. Menurutnya, kini tinggal menunggu keputusan Bawaslu untuk mengusut kasus yang menjadi perbincangan hangat di tengah kampanye.

“Kalau soal Gus Miftah, kalau soal pelanggaran dan sebagainya, semua sudah kelihatan kok. Tinggal Bawaslu, ya itulah pekerjaan Anda yang kami tunggu,” ujar Ganjar, memberikan tekanan kepada Bawaslu untuk bertindak tegas.

Namun, Gus Miftah tidak tinggal diam. Ia memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Gus Miftah membantah bahwa uang yang dibagikan memiliki tujuan politis, khususnya untuk mendukung kandidat Prabowo. Sebaliknya, ia mengungkap bahwa aksi tersebut adalah bagian dari upaya membantu seorang pengusaha kaya Pamekasan bernama Haji Her dalam kegiatan sedekah untuk warga sekitar.

Baca juga:  Wakil Ketua Umum MUI, Beri Pandangan akan Pentingnya Menjaga Demokrasi Pemilu 2024

“Haji Her (yang depan) pengusaha kaya Pamekasan tiap hari bagi sedekah di pasar, di sawah, pesantren dan lain-lain. Kemarin saya silaturahmi ke beliau. Dan beliau pas mau sedekah, saya diminta ikut membagikan sedekahnya,” papar Gus Miftah saat dikonfirmasi, membuka sisi lain dari cerita yang sempat membuat heboh.

Meski begitu, Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilihan belum mengambil tindakan resmi terkait peredaran video kontroversial tersebut. Puadi, salah satu anggota Bawaslu, menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam tahap mempelajari video tersebut.

“Makasih infonya, sedang kami pelajari,” ucap Puadi, memberikan respons singkat ketika dihubungi pada Jumat (29/12).

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru