Hasto Kristiyanto Soroti Prabowo Tarik Jaket dengan Bahlil Lahadalia, Videonya “Lenyap” di Media Sosial

Kontroversi mencuat ketika Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengkritisi ‘lenyapnya’ video calon presiden Prabowo Subianto di media sosial. Perhatian tertuju pada momen di mana Prabowo menarik jaket Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, menciptakan perbandingan dengan Presiden Joko Widodo yang dikenal tidak pernah berperilaku kasar.

Hasto, dalam sambutannya di acara peresmian kantor TPD Ganjar-Mahfud Jawa Barat, mengungkapkan pandangannya terhadap kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa kekuasaan pemerintah terlibat dalam menghilangkan video-video terkait ‘Etik Ndasmu’ dan ‘Kerah Bahlil Ditarik’. Sebaliknya, video berkaitan dengan calon presiden nomor urut 3, Ganjar Prabowo, sulit diunggah di media sosial.

Dalam ajakan kepada warga Jawa Barat, Hasto mendorong politik berkeadaban tanpa intimidasi. Ia menekankan pentingnya membangun hal-hal baik dalam politik dan menyatakan bahwa kepemimpinan Indonesia tidak dapat dilakukan dengan marah-marah atau melempar ponsel. Menurut Hasto, sosok pemimpin yang berani dan beradab dapat ditemukan dalam pasangan Ganjar dan Mahfud MD.

Hasto berharap keberadaan kantor pemenangan Ganjar-Mahfud akan membawa energi militansi yang tinggi. Dia mengajak saksi, jurkam, juru bicara, dan regu penggerak pemilih untuk mempersiapkan diri dengan semangat yang tinggi.

Baca juga:  Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Pemenangan Partai Golkar di Sumatera Bagian Utara

Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan terkait video kontroversial yang menunjukkan Prabowo menarik jaketnya saat acara debat cawapres. Bahlil membantah narasi yang menyatakan bahwa Prabowo kasar, menggambarkan hubungannya dengan Prabowo sebagai hubungan abang-adik dan senior-junior. Dia menyatakan bahwa video tersebut hanya menampilkan potongan kecil dari percakapan mereka.

Bahlil juga melihat kemungkinan bahwa video tersebut merupakan upaya dari kubu calon lain untuk menciptakan kontroversi. Dalam menjelaskan pertanyaan Prabowo pada dirinya, Bahlil menyoroti materi debat tentang ekonomi dan investasi. Ia menyatakan bahwa Prabowo merasa senang dan menunjukkan keahliannya dalam menguasai materi tersebut.

Mengenai ‘tarikan kasar’ yang disebut dalam video, Bahlil mengakui bahwa Prabowo sempat menarik jaketnya, namun menekankan bahwa itu tidak terlalu kencang. Dia menjelaskan bahwa video tersebut menciptakan kesan kedekatan dan keakraban antara mereka, dengan pelukan dan pukulan ringan yang terjadi setelahnya.

Sebuah video beredar setelah acara debat cawapres, menampilkan Prabowo memanggil Bahlil dan menarik jaketnya. Narasi video menyebut Prabowo melakukan hal kasar, tetapi video dari angle berbeda menunjukkan bahwa tidak ada tarikan kasar yang dilakukan Prabowo.

Baca juga:  Gerakan AMIN Muda Kedu Raya: Suara Generasi Muda untuk Anies-Muhaimin

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru