PBNU Ambil Langkah Tegas: Khofifah Dinonaktifkan sebagai Ketua Muslimat NU

Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan Khofifah Indar Parawansa dari jabatannya sebagai Ketua Muslimat NU. Langkah ini diambil setelah Gubernur Jawa Timur tercatat sebagai juru kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengonfirmasi bahwa Khofifah telah resmi terdaftar sebagai juru kampanye TKN Prabowo-Gibran. Menurut aturan PBNU, jika pengurus NU terlibat atau menjadi juru kampanye salah satu pasangan capres-cawapres, maka harus dinonaktifkan dari kepengurusan.

“Kalau memang dia sudah secara resmi terdaftar sebagai juru kampanye atau terdaftar ke dalam tim TKN, kalau sudah terdaftar resmi, maka dia harus nonaktif dari jabatannya sebagai Ketua Umum Muslimat NU,” ujar Gus Yahya.

Penonaktifan Khofifah akan berlaku hingga Pemilu selesai dilaksanakan. PBNU menetapkan parameter bahwa pengurus NU yang terlibat secara resmi di tim kampanye pemilihan Presiden harus dinonaktifkan dari jabatannya sampai akhir proses pilpres.

Gus Yahya menyatakan bahwa PBNU akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penonaktifan untuk Khofifah dan puluhan pengurus lain yang terlibat dalam kegiatan pemilu. SK ini akan mencakup daftar lengkap pengurus yang dinonaktifkan atau yang harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca juga:  Cak Imin Menegaskan Tidak Menggunakan Botol Plastik dalam Debat Cawapres

“Sebentar lagi PBNU akan mengeluarkan SK dengan list yang rinci tentang para pengurus yang dinonaktifkan maupun yang harus mengundurkan diri dari jabatannya karena keterlibatan di dalam pemilu. Kami sudah membuat rincian beberapa puluh orang pengurus dari berbagai tingkatan,” jelasnya.

Keputusan Khofifah mendukung Prabowo-Gibran diumumkan setelah pulang dari umrah, dan ia juga telah terdaftar sebagai juru kampanye pasangan tersebut. Hal ini menimbulkan reaksi tegas dari PBNU, menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan aturan terkait keterlibatan pengurus NU dalam aktivitas pemilu.

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru