Wakil Ketua Umum MUI, Beri Pandangan akan Pentingnya Menjaga Demokrasi Pemilu 2024

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Marsudi Syuhud, mengemukakan pandangan dan arahannya mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan demokrasi menjelang Pemilu 2024. Dalam keterangannya pada Kamis (18/1), Kiai Marsudi menyoroti empat poin kunci yang dianggapnya esensial untuk memastikan tegaknya dan suksesnya proses demokrasi di Indonesia.

Pertama-tama, KH Marsudi menekankan pentingnya melaksanakan hasil-hasil kesepakatan bersama, seperti undang-undang dan keputusan kolektif. Baginya, hal ini merupakan fondasi utama bagi ketertiban dalam aktivitas bernegara. Kedua, adalah pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak warga negara, khususnya hak suara rakyat dalam pemilu. Kiai Marsudi menegaskan bahwa pemilu harus dilaksanakan tanpa adanya intimidasi atau intervensi yang dapat mengancam kebebasan berpendapat.

Selanjutnya, Kiai Marsudi menyampaikan bahwa aktivitas bernegara harus selalu berorientasi pada kepentingan bersama, di mana kepentingan rakyat menjadi fokus utama. Terakhir, dalam menjaga keberlangsungan demokrasi, ia menekankan pentingnya penghargaan dan penghormatan terhadap perbedaan di antara sesama. Kesatuan dan toleransi di tengah perbedaan dianggapnya sebagai kunci untuk menciptakan pemilu yang damai, jujur, adil, dan bermartabat.

Baca juga:  Polda Metro Jaya Periksa Aiman Witjaksono Jubir TPN Ganjar-Mahfud Terkait Pernyataan Tidak Netralnya Polri

Pandangan Kiai Marsudi mencerminkan komitmen untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif bagi bangsa. Melibatkan tokoh-tokoh lintas agama, Kiai Marsudi berharap agar pemilu menjadi panggung yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang kokoh dan menghormati keberagaman.

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru