LBH Jakarta: Catatan Permohonan Bantuan Hukum Tahun 2023 Capai 8467

Baba.co.id, Seiring berjalannya tahun 2023, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Citra Referandum, mengungkapkan catatan signifikan terkait permohonan bantuan hukum yang diterima oleh lembaganya. Hingga saat ini, LBH Jakarta telah menerima sebanyak 726 pengaduan, melibatkan 8.467 pencari keadilan.

Dalam keterangannya di Kantor LBH Jakarta Pusat pada Jumat (15/12/2023), Citra Referandum menyebutkan bahwa dari total pengaduan tersebut, sebanyak 581 pengaduan diajukan oleh individu, sementara 145 pengaduan berasal dari kelompok yang melibatkan 7.886 pencari keadilan.

Lebih lanjut, Citra mengamati bahwa meskipun terdapat penurunan jumlah pengaduan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hal ini bukan berarti indikasi langsung bahwa situasi keadilan di masyarakat telah membaik. Penurunan tersebut, menurutnya, sebagian besar disebabkan oleh pembatasan jumlah pengaduan yang diterima oleh LBH Jakarta.

“Meski secara jumlah tidak jauh berbeda, penurunan angka ini belum mencerminkan perbaikan substansial dalam situasi keadilan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Citra Referandum juga menambahkan bahwa harapannya terhadap masyarakat adalah agar lebih terhubung dan berpikir kritis dalam menyatakan pendapat di ruang publik. Dia menekankan pentingnya keberanian untuk mengungkapkan pendapat, terutama di tengah ancaman dan tekanan yang mungkin dihadapi.

Baca juga:  Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Ini Sejarah dan Informasi Lainnya!

“Jangan pernah takut untuk tetap bersuara, karena itu merupakan kekuatan kita sebagai warga negara,” ungkap Citra dengan penuh keyakinan.

Penting untuk mencermati bahwa LBH Jakarta sebagai lembaga bantuan hukum terus berkomitmen untuk memberikan akses keadilan kepada individu maupun kelompok. Meskipun jumlah pengaduan terbatas, LBH Jakarta tetap berperan sebagai garda terdepan dalam mendukung hak-hak warga untuk mencari keadilan.

Dalam konteks ini, tantangan terus muncul seiring dinamika masyarakat dan kompleksitas permasalahan hukum yang dihadapi. Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa upaya mencapai keadilan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga bantuan hukum, tetapi juga merupakan kewajiban bersama untuk menciptakan masyarakat yang adil dan berkeadilan.

Dengan memberikan gambaran menyeluruh mengenai permohonan bantuan hukum yang diterima, LBH Jakarta membuka ruang untuk refleksi kolektif terhadap sistem hukum dan keadilan di Indonesia. Harapannya, melalui perbincangan ini, masyarakat dapat semakin teredukasi dan terlibat aktif dalam membentuk masa depan yang lebih adil bagi semua.

Rekomendasi untuk Anda

Advertisement

Terkait

Terbaru